Microsoft memperingatkan pengguna PC agar berhati-hati terhadap serangan hacker yang memanfaatkan cacat pada program Excel. Lubang yang ditemukan di program spreadsheet tersebut mampu dimanfaatkan oleh pembuat virus untuk membuat dokumen Excel “palsu”yang telah diisi Java script tertentu.
Cacat pada Excel tersebut dapat disusupi dengan sebuah malicious code atau kode aneh yang berpotensi me-remote komputer korban dari jarak jauh via internet. Microsoft belum melihat adanya risiko akibat serangan hacker, namun karena dokumen Microsoft Excel umumnya digunakan oleh kalangan bisnis maka potensi risiko juga besar.
“Pengguna Excel biasanya terbiasa dengan dokumen .XLS yang dikirim dan diterima, jika dokumen tersebut ternyata berisi kode trojan maka sangat berbahaya,” tutur analis keamanan Maarten Van Horenbeeck, di dalam situs SANS Internet Storm Center. Cacat tersebut muncul di dalam Microsoft Office Excel 2003 Service Pack 2, Microsoft Office Excel Viewer 2003, Microsoft Office Excel 2002, Microsoft Office Excel 2000 dan Microsoft Excel 2004 versi Mac.
Pengguna PC yang telah menginstal Office Service Pack 3, yang telah berisi update untuk tidak terkena dampaknya. Program Excel lain yang juga aman adalah Microsoft Office Excel 2007, Microsoft Office Excel 2007 Service Pack 1 dan Microsoft Excel 2008 untuk Mac.
Sumber: PC Advisor



















