Intel Corp. mengembangkan prosessor Core 2 Duo untuk notebook super tipis bersistem Windows. Prosesor tersebut untuk menyaingi chip khusus yang digunakan di notebook Apple MacBook Air.
Chip tersebut dinamai Core 2 Duo SL7100 LV yang telah dipesan oleh vendor PC Lenovo dan Fujitsu. Prosesor tersebut mirip dengan chip Intel Core 2 Duo yang khusus dikembangkan untuk Apple MacBook Air, yang berukuran 60 persen lebih kecil dibanding ukuran standar prosesor Intel Merom. Menurut Connie Brown, juru bicara Intel, chip tersebut tetap menggunakan teknologi 65-nanometer seperti halnya prosesor Merom.
Chip SL7100 LV juga lebih hemat baterai karena kecepatan clock-nya diturunkan menjadi 1,2 GHz, dengan L2 cache 4 MB. CPU tersebut mengkonsumsi power sebesar 12 Watt, sementara Core 2 Duo di MacBook Air menggunakan daya 20 Watt dan berkecepatan antara 1,6 GHz – 1,8 GHz.
Meski dikembangkan serupa dengan chip Intel di MacBook Air, SL7100 LV dirancang untuk publik dan dijual bebas di pasaran. Lenovo akan menggunakan Core 2 Duo SL7100 LV pada notebook ThinPad X300. Notebook tersebut juga dilengkapi memori RAM 2 GB, solid-state drive (SSD) 64 GB, dan layar LCD 13,3 inci. Menurut juru bicara Lenovo, Raymond Gorman, ThinkPad X300 akan dipasarkan akhir bulan Maret mendatang.
Senada dengan Lenovo, Fujitsu juga akan menggunakan chip SL7100 LV pada laptop ultraportable LifeBook P8010. Notebook superingan ini dilengkapi dengan layar LCD berukuran 12,1 inci, DVD-RW drive, dan jaringan kabel dan wireless. Laptop yang telah mengantongi ijin Federal Communications Commission (FCC) tersebut mulai dipasarkan di Amerika Serikat bulan ini sehara US$ 1.699 (sekitar Rp 15 juta).
Sementara itu, Steve Jobs selaku CEO Apple meminta Intel tetap mengembangkan chip Core 2 Duokhusus untuk MacBook Air. Intel akan mengembangkan chip tersebut untuk platform Montevina yang menggunakan prosesor Penryn 45 nm.
Sumber: PC Advisor



















