Nokia Siemens Networks (NSN) semakin menempel Ericsson dalam memperoleh pangsa pasar pada bisnis jaringan nirkabel. Hasil tersebut tampak pada perolehan keuntungan selama triwulan keempat 2007, seperti diungkap lembaga riset Dell’Oro.
Perusahaan kongsi Nokia dan Siemens, yang mulai beropersi pada April 2007, meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 29 persen dari 25 persen di awal tahun. Peningkatan tersebut banyak disumbang oleh pertumbuhan pasar yang kuat di kawasan Asia-Pasifik.
Menurut Scott Siegler, analis Dell’Oro, pertumbuhan pelanggan yang dicapai NSN untuk kawasan tersebut lebih besar dibanding perolehan Ericsson. Pada periode yang sama, pangsa pasar Ericsson turun dari 36 persen menjadi 34 persen. Nokia Siemens saat ini cukup kuat bertengger di posisi dua, namun untuk menggeser Ericsson agak lama karena perusahaan Swedia tersebut merupakan pemain yang dominan di bisnis jaringan seluler dan nirkabel,” tutur Siegler.
Sementara itu, perusahaan Huawei Technologies dan ZTE yang berasal dari China juga mulai bersaing untuk memperebutkan pangsa pasar. Posisi ketiga masih ditempati Alcatel-Lucent yang menguasai pangsa pasar 16 persen selama Oktober-Desember 2007. Pangsa pasar Huawei tercatat naik dua kali lipat mencapai 5 persen, setara dengan perolehan Motorola Inc dan menempati urutan kelima. Posisi keempat ditempati Nortel Networks Corp.
Huawei yang menggelontorkan sejumlah peranti third-generation (3G) mencapai penjualan dua kali lipat dibanding triwulan ketiga 2007. Huawei langsung menggeser Alcatel-Lucent di posisi ketiga sebagai vendor menyedia jaringan 3G.
Sumber: Dell’Oro



















