Setelah Microsoft gagal mencapai kata kesepakatan akusisi Yahoo, kini perusahaan software tersebut mengarahkan buruannya ke situs jejaring sosial Facebook. Menurut Wall Street Journal, Microsoft telah menawarkan kemungkinan pembelian seluruh saham Facebook jika memang akan dijual.
Saat ini Microsoft telah memiliki 1,6 persen saham di Facebook setelah menginvestasikan dananya sebesar US$ 240 juta tahun lalu. Meski demikian menurut Rebecca Jennings, analis pasar di Forrester, Microsoft dan Facebook memliki budaya yang berbeda secara fundamental sehingga sulit untuk disatukan dalam satu perusahaan.
Menurutnya, Facebook secara mendasar merupakan bisnis layanan sedangkan Microsoft adalah perusahaan teknologi dan software. Apabila Microsoft memaksakan keinginannya untuk menguasai Facebook, maka ribuan anggota situs jejaring sosial tersebut kemungkinan akan meninggalkannya.

















