Seminggu setelah peluncuran Google+ pada 28 Juni 2011, nilai saham Google meningkat US$20 miliar. Nilai saham Google sempat menurun pada Jumat pekan lalu senilai US$15.8 miliar karena pasar masih ragu apakah Google bisa menangani produk baru seperti Google+.
Pada 27 Juni, sehari sebelum peluncuran Google+, nilai saham ditutup pada US$482.80. Lonjakan tertinggi terjadi pada 7 Juli dengan nilai US$546.60 atau terjadi kenaikan sebesar US$20.6 miliar. Pada penutupan saham di akhir pekan, nilainya turun menjadi US$532 miliar. Menurut grup analis Morgan Stanley, pengembangan produk baru Google tidak akan berpengaruh banyak dan terbayar.
Selain keraguan pasar terhadap masa depan Google, ada beberapa faktor yang juga mempengaruhi antara lain sehatya bisnis utama Google yaitu mesin pencari, keseluruhan pasar, dan sebagainya. Yang menarik adalah, beberapa pekan terakhir Google serius untuk masuk ke bisnsi jejaring sosial, salah satunya Google+ yang masih dalam tahap beta terbatas. Apakah Google+ bisa menjadi mesin penambang uang baru bagi Google?



























