Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Lumix’


Panasonic Lumix DMC-GF2

Setelah berbulan-bulan hanya terdengar sebagai rumor, akhirnya Lumix DMC-GF2 pun muncul secara resmi. Panasonic, si empunya produk, memang meluncurkan kamera DSLR hybrid penerus GF1. Lumix DMC-GF2 merupakan sistem kamera ringan dan mungil yang menggunakan lensa bisa digonta-ganti layaknya kamera DSLR.

Sejumlah fitur yang menyertai kamera tersebut di antaranya sensor Live MOS 12.1 megapixel, kompatibel dengan lensa 3D Lumix G 12.5mm F12, bodi yang 7 persen lebih ringan dan 19 persen lebih ringan dibanding GF1. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Panasonic Lumix G1


Kamera DSLR buatan Panasonic, Lumix G1 akhirnya segera masuk ke pasaran. Kamera yang mengguanakan sistem micro Four Thirds ini memiliki ukuran bodi lebih mungil dibanding ukuran rata-rata kamera DSLR.

Kamera yang dilengkapi dengan layar LCD 3 inci sayangnya masih memiliki kekurangan pada digital viewfinder dan autofocus. Bisakah kamera DSLR ini memberi warna baru pada pasar kamera DSLR?

Read Full Post »


Panasonic Lumix DMC-G1Kamera DSLR biasanya memiliki bobot yang cukup berat dan memiliki ukuran dimensi besar. Begitu pula dengan lensa interchangeable atau bisa ditukar, memiliki bobot yang mantap. Tren ini mungkin akan berubah dengan kemunculan kamera DSLR Panasonic yang memiliki bodi lebih mini dan ringan.

Ya, saat ini Panasonic memperkenalkan sistem kamera baru Micro Four Thirds (4/3), Lumix G1. Kamera DSLR ini diklaim memiliki bobot teringan di dunia, begitu pula dengan lensa interchangeable yang ukurannya terkecil dan lebih ringan dibanding lensa kamera DSLR pada umumnya. Kamera ini juga diklaim sebagai DSLR pertama yang memiliki pilihan warna yang beragam, hitam, biru, dan merah.

G1 memiliki bobot 0,85 pound atau setengah dari bobot kamera DSLR. Kamera ini dilengkapi dengan layar LCD 3 inci yang bisa diputar. Sayangnya kamera iini tidak menyertakan optical viewfinder.  Menurut rencana, Panasonic akan memasarkannya pada November dalam paket kit dengan lensa LUMIX G VARIO 14-45mm. Lensa ini bisa digunakan untuk merek kamera DSLR lain yang juga menganut sistem Micro Four Third. Panasonic menggolongkan kamera ini bukan sebagai DSLR karena tidak adanya boks cermin di jeroannya yang berguna untuk memantulkan obyek bidikan.

Sumber: Panasonic

Read Full Post »


pana_fx150.jpg Lumix datang lagi, kali ini adalah seri DMC-FX150. Kamera digital saku buatan Panasonic ini merupakan produk unggulan terbaru yang mulai dipasarkan bulan Juli.

Alat jepret foto ini mengemas sensor CCD 14,7 megapixel dengan paduan lensa  28mm wide-angle Leica DC Vario-Elmarit. Fitur lain yang disertakan di antaranya 3,6x optical zoom, pilihan format RAW, red-eye correction, optical image stabiliser, face detection dan intelligent ISO.

Harganya dipatok US$ 399.95 (sekitar Rp 3,5 juta) yang mungkin bisa lebih mahal lagi ketika masuk ke Indonesia.

Sumber: Engadget

Read Full Post »

Panasonic Menggelar Lumix DMC-FZ28


Panasonic_fz28_B.jpgSelain meluncurkan kamera digital saku Lumix LX3, Panasonic juga memperkenalkan kamera prosumer Lumix DMC-FZ28. Kamera digital ini dilengkapi dengan lensa Leica DC VARIO-ELMARIT 27mm wide-angle. Keunggulan lensa ini mampu melakukan perbesaran obyek bidikan hingga 18x secara optik.

Panasonic FZ28 memiliki resolusi 10,1megapixel dan layar LCD 2,7 inci yang mampu menampilkan gambar sampai 230.000 pixel. Salah satu fitur yang diperbarui adalah mode iA (Intelligent Auto). Panasonic FZ28 juga dapat digunakan untuk merekam gambar video dengan kecepatan 30 fps (frame per second) dengan resolusi high-definition 1280 x 720p.

Adanya Venus Engine IV sebagai motor kamera menjadikan Panasonic FZ28 mudah dan cepat untuk dioperasikan. Fitur lain yang menjadi unggulan adalah mode High Speed Burst Shooting – mode untuk memotret obyek yang bergerak cepat.

Sumber: Panasonic

Read Full Post »


lLumix_Lx3_Back.jpgPanasonic memperkenalkan kamera digital saku DMC-LX3, seri terbaru dari Lumix LX. Seri LX3 dilengkapi dengan sensor CCD sensitif 1/1.63 inci yang mampu menghasilkan resolusi 10,1 megapixel.

Pada kamera digital ini ditambahkan fitur baru mode Multi-aspect bracketing yang memungkinkan pengambilan gambar dalam tiga rasio aspek 4:3, 3:2, dan 16:9 secara simultan. Lensa LX3 Leica DC Vario-Summicron F2.0 24mm mampu menjepret gambar hingga jarak dekat. Lensa ini dua kali lebih terang dibanding F2.8 yang digunakan pada seri LX2.

Read Full Post »

%d blogger menyukai ini: