Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Linux’


Hewlett-Packard (HP) mulai memasarkan desktop Compaq dc5850 berbasis SUSE Linux. Langkah HP menggunakan sistem operasi Linux bukan sekali ini saja. Sebelumnya HP juga telah memperkenalkan netbook Mini 1000  – yang belum dirilis hingga saat ini – menggunakan sistem operasi MIE berbasis Ubuntu.

Model baru desktop Compaq dc5850 ditujukan untuk segmen enterprise dan dunia pendidikan. PC desktop tersebut dipastikan beredar di pasaran mulai 15 Desember seharga US$ 519 (sekitar Rp 5,2 juta).

Sumber:  Computerworld

Iklan

Read Full Post »


ibm_logo.jpgIBM, Virtual Bridges dan Canonical telah memperkenalkan solusi desktop berbasis Linux. Virtual desktop ini didesain untuk menghemat biaya  bagi pengguna PC daripada menggunakan aplikasi desktop berbasis Microsoft yang cukup mahal.

Solusi yang digunakan adalah memadukan aplikasi kolaborasi Lotus dan Ubuntu melalui virtualisasi.  Teknik ini bisa menghemat biaya karena semua menggunakan aplikasi yang gratis alias open source. Aplikasi yang bisa digunakan di antaranya e-mail, word processor, spreadsheets, unified communication, social networking, dan aplikasi lain untuk laptop, browser, atau peranti mobile.

Dibanding dengan desktop berbasis Microsoft maka biaya yang bisa dihemat lumayan besar. Desktop berbasis MIcrosoft butuh biaya sebagai berikut:

* Lisensi: US$ 500 – US$ 800 per pengguna untuk Microsoft Office, Windows dan produk lainnya

* Hardware: Sekitar US$258 per pengguna karena tidak perlu melakukan upgrade hardware untuk mendukung Windows Vista dan Office 2007;

* Konsumsi daya: US$ 40 – US$ 145 per pengguna untuk mengurangi power saat menjalankan konfigurasi dan antara US$20 – US$ 73 per pengguna untuk penggunaan air conditioning

* Servis IT : 90 persen untuk dukungan PC; 75 persen untuk administrasi keamanan; 50 persen untuk layanan bantuan klien seperti mereset password, dan 50 persen untuk instalasi software, yang semuanya digantikan dengan aplikasi publikasi.

Virtual desktop secara umum telah tersedia di hampir semua belahan dunia dalam berbagai bahasa. Harga yang ditetapkan IBM dan Virtual Bridges adalah US$49 per pengguna untuk pemasangan 1.000 PC client.

Read Full Post »


Content gratisan yang tanpa diembel-embeli DRM merupakan sesuatu yang banyak dinantikan oleh pengguna internet. Content seperti itulah yang kini sedang dipersiapkan oleh BBC, yang akan menyediakan radio streaming gratis ke pengguna Linux.

BBC akan menyediakan plug-in agar pengguna Linux bisa mengakses live feed yang di-update setiap hari, seperti halnya siaran radio normal BBC. Stasiun radio internasional tersebut juga tengah mempersiapkan beragam tipe content di masa depan, yang menggunakan codec gratisan.

Sumber: BBC

Read Full Post »


Menurut Canonical, pengguna Ubuntu saat ini telah mencapai lebih dari 8 juta pengguna di seluruh dunia. Kesusksesan salah satu distro Linux ini diperkirakan akan berlanjut di tahun depan.

Canonical yang tengah mempersiapkan rilis Ubuntu 8.10 optimis bisa menjadikannya sebagai salah satu distro utama yang dicari oleh pengguna komputer. Faktor kemudahan instalasi dan antarmuka yang hampir mirip Windows telah menggaet para pengguna komputer beralih ke sistem operasi dekstop open source tersebut. Dengan angka penggunaan 8 juta artinya setara dengan 25 persen dari seluruh pengguna Linux di seluruh dunia.

Sumber: Canonical

Read Full Post »

Mandriva Linux 2009


Vendor Linux Mandriva merilis sejumlah versi anyar distro Mandriva Linux 2009. Paling tidak ada dua rilis Mandriva yang akan hadir di tahun 2009 mendatang.

Hingga saat ini Mandriva telah merilis tiga versi distro Linux. Ketiganya menggunakan basis software yang sama dari kernel Linux, GNU utilities, aplikasi dan tool dari vendor. Perbedaannya terletak pada komponen tambahan paket software yang ada di ketiga versi tersebut.

Ketiga versi utama Mandriva Linux 2009 adalah Free, yang bisa di-download secara gratis dan hanya menyertakan freeware; One, yang juga gratis dan dapat dijalankan dari CD tanpa perlu memodifikasi hard disk, serta dapat diinstal ke hard disk dengan cara mengeklik ikon desktop; dan Powerpack, versi boks berbayar yang dilengkapi dengan pustaka aplikasi, beberapa di antaranya software komersial. (lebih…)

Read Full Post »


https://i2.wp.com/its.ac.id/images/header-img.gifSalut buat dua mahasiswa D3 Teknik Telekomunikasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS, Debi Praharadika dan Eko Wahyu Susilo yang telah mampu menciptakan komputer bersistem Linux untuk penyandang tunanetra. Komputer bersistem operasi open source tersebut dirancang dalam bahasa Indonesia.

Menurut Debi, pembuatan sistem operasi Linux untuk tunanetra tersebut memerlukan perjuangan ekstra keras karena harus mulai dari nol. Debi dan Eko mengawalinya dengan membuat algoritma, terus dilanjutkan membuat kibor khusus bertombol huruf Braille. Intinya, cara kerja Linux Tunanetra mengomunikasikan hasil ketikan kibor ke dalam format suara.

Kendala pembuatan Linux Tunanetra adalah saat membangun database suara yang terdiri atas Natural Language Processing (NLP) dan Digital Signal Processing (DSP). Pertama, NLP akan memotong kata sesuai bahasa Indonesia dan merekam konsonan satu persatu. Kemudian hasilnya digabung menjadi sebuah kata.

Ide pembuatan komputer bersistem LInux tersebut ternyata berasal dari ibunda Debi – yang mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunagrahita. Terdorong oleh keinginan ibunya untuk memiliki komputer khusus bagi kaum tunanetra, Debi mengajak Eko untuk mewujudkannya sebagai Tugas Akhir (TA) kuliah.

Karya kedua mahasiswa ITS yang akan diwisuda pada 12-13 Oktober telah dilindungi dengan Genuine Public License (GPL). Keduanya juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin melakukan modifikasi atau menyebarluaskan program Linux tersebut. Linux untuk tunanetra sebelumnya juga ada dalam versi Inggris, namun khusus untuk bahasa Indonesia karya Debi dan Eko adalah yang pertama.

Sumber : Antara

Read Full Post »


Google akhirnya mendukung photo organizing dan editing software Picasa agar bisa digunakan di Linux OS. Dengan adanya Linux port pada software tersebut memungkinkan bagi pengguna Linux untuk mengekplorasi Picasa di komputernya. Namun sayangnya beberapa fitur tidak bisa muncul seperti halnya pada Windows.

Picasa 3 Beta juga tersedia bagi pengguna Windows. Google belum membuka kesempatan bagi pengguna Mac untuk bisa mengakses Picasa.

Sumber: Google

Read Full Post »

Older Posts »

%d blogger menyukai ini: